Sejarah Genre Emo

sejarah-genre-emo

Pada tahun 1980an setelah bubarnya minor Threat pada akhir taun 1983, band band lainnya mulai mengalami kejenuhan besar dan sangat membutuhkan ide yang besar dan segar. Dari situlah mulai masuk berbagai aliran dari cheeze-metal, moshing yang brutal mulai di mainkan band band di sekitaran New York, dan perubahan yang besar di D.C yaitu melodic rock dengan sesnsibilitas punk, atau dengan mudahnya dapat kita sebut sebagai era Post-Hardcore. Pada tahun 1984 di mulailah era yang lebih matang yaitu penggabungan antara amarah, pembawaan vocal yang intense dan gitar yang menderu layaknya derungan motor dan tempo yang masih punk namu dengan penulisan lagu yang lebih rumit dan impulsih. Zen Arcade oleh band Minneapolis Hüsker Dü adalah awal dari era ini.

Lalu pada tahun 1990an kurang rasanya jika kita membahas genre kita ini yaitu Emo tanpa band band seperti JawBreaker dan Sunny Day Real Estate. Semua pasti tau dengan lagu rilisan JawBreaker pada tahun 1992 yaitu UnFun dan Sunny day Real Estate dengan lagu rilisan mereka di tahun 1994 yaitu sub pop dengan judu Diary. Mereka merupakan beberapa yang ikut merasakan dampak yang dibuat oleh new comer baru yang sangat menggetarkan dunia yaitu Nirvana dengan NeverMind, ya mereka adalah Punk Hero yang sangat dicintai hingga saat ini. JawBreaker dianggap sebagai batu loncatan dari emo kontemporer yang merupakan imbas dari media 90an yang melebih lebihkan grunge scene yang membuat emo yang saat itu merupakan sebuah populasi yang besar menjadi terabaikan

Pada sekitar tahun 2000 adalah tahun yang bagus bagi band band seperti Story Of The Year, Taking Back Sunday, My Chemical Romance dan Dashboard Confessional. Di tahun itu mereka mulai dikenal dan mulai mendapatkan massa. Lagu-lagu mereka sangat enak dan bersemangat, cocok untuk didengarkan sambil bermain judi bola di Agen Sbobet Terpercaya. Mereka akhirnya mendapatkan dukungan penuh dari media dan membuat mereka menjadi pusat perhatian. Ketikaitu pun dunia sedang mengalami kejenuhan musik di penghujung tahun 1999, sehingga ini merupakan sebuah kombinasi yang sangat tepat dan indah. My Chemical Romance merupakan salah satunya, mereka menggunakan jalur cinta dan dengan balutan gothic gelap untuk setiap performa dan video clip mereka membuat influence dan ke khasan mereka di sukai fans mereka di seluruh dunia.

Dengan gaya rambut poni yang turun menutupi sebagian bagian wajah, kostum hitam dan gelap serta dandanan dengan eyeliner dan maskara yang khas inilah yang menjadi inspirasi para fans dalam membuat sekte sendiri mengenai personal dan fashion yang membuat emo menjadi bagian dari sekte tersebut. Dan media menjadikan itu sebagai julukan untuk “emo” yang akhirnya menjadikan emo di hujat di seluruh dunia. Bahkan di meksiko sekelompok pemuda bergaya emo mendapatkan tindakan anarkis bahkan hingga mereka mengalami kondisi yang kritis. Jadi kesimpulan yang dapat kita ambil adalah post hardcore atau istilah paling mudah adalah “emo” sebenarnya adalah suatu subgenre dan tidak lebih dari itu. Karena ini adalah evolusi dari pendahulunya yaitu Hardcore Punk. Bukan seperti yang selama ini orang orang lihat yaitu sebuah komunitas aneh yang tidak jelas dengan dandanan yang khas seperti poni rambut, baju hitam, dan bahkan sekte sesat yang mendewakan seseorang seperti Hittler atau Stalin yang setiap gaya dan tindakannya ditiru dan diikuti layaknya seorang dewa atau Nabi yang merupakan Utusan Tuhan. Bukan pula sebuah ajak bunuh diri atau mengakhiri hidup seperti beberapa kejadian yang pernah terjadi di Amerika Serikat. Tetapi lebih kepada sebuah ajakan untuk mencari jati diri dan intropeksi diri karena pada tiap lirik lagunya di balut dengan sebuah metafora dan puisi dengan kata demi kata yang memiliki penuh arti dan penuh dengan perhitungan. Karena pada dasarnya emo masi mempunyai unsur Hardcore Punk pendahulunya dan banyak band yang terdengar bernyanyi emosional dengan alur lagu yang angular lebih suka untuk di sebut sebagai Band Punk atau Post Hardcore seperti biasa media melabeli mereka.

Untuk mengakhiri artikel kita kali ini, apa yang kita post dan kita ceritakan kali ini bukanlah untuk menyalahkan atau mengejek semua pemahaman yang salah sampai saat ini. Namun lebih untuk memberikan informasi yang lebih faktual dan historis tentang apa yang  sudah di labelkan oleh kaum milenial sat ini yang tidak tahu menahu tentang fakta tapi sudah memberikan ribuan opini yang negatif dan menjatuhkan. Karena sebenarnya banyak sisi positif dari emo ini tapi karena kesalah pahaman yang panjang menjadikan emo menjadi negatif. Namun tidak bisa dihindari bahwa post hardcore / emo ini berevolusi menjadi apa yang kita lihat sekarang. Salam EMO!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *